Bank NTT Labuan Bajo Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa M7,7 di Flores

Labuan Bajo, 19 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Bank BPD NTT Cabang Labuan Bajo yang menyerahkan bantuan kepada BPBD untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores.

 

Gempa bumi dengan parameter pemutakhiran Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, telah menimbulkan dampak di sejumlah wilayah dan membutuhkan dukungan bersama, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Kepala Bank NTT Cabang Labuan Bajo, Boy R. Nunuhitu, mengatakan bahwa Bank NTT terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Dari Bank NTT, kami terus berkoordinasi untuk memastikan jenis-jenis barang bantuan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana,” ujar Boy R. Nunuhitu.

Untuk tahap awal, Bank NTT memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat setelah berkoordinasi dengan BNPB. Bantuan yang diserahkan melalui BPBD tersebut terdiri atas 85 kantong beras, 80 dus mi instan, serta 10 lembar terpal berukuran 5 x 7 meter.

Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Bank NTT terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Terpal diharapkan dapat membantu kebutuhan tempat berlindung sementara, sementara beras dan mi instan dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

Boy menjelaskan, dukungan Bank NTT tidak berhenti pada bantuan tahap awal. Ke depan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mitra, termasuk Bank Jatim serta asosiasi bank-bank pembangunan daerah, untuk bersama-sama memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan berikutnya juga akan diarahkan tidak hanya kepada masyarakat di wilayah Kita, tetapi juga ke daerah-daerah lain di Flores yang mengalami dampak bencana dan membutuhkan dukungan.

Bencana bukan hanya menjadi ujian bagi masyarakat yang terdampak, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong. Dalam situasi seperti ini, bantuan sekecil apa pun memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.

Penyerahan bantuan Bank NTT melalui BPBD menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga masyarakat umum dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Lebih dari sekadar bantuan berupa barang, kehadiran dan kepedulian tersebut menjadi pesan penting bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian menghadapi masa sulit.

Bank NTT bersama para mitra berkomitmen untuk terus mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Bantuan akan diupayakan agar disalurkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan.

Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu menjadi kekuatan bagi masyarakat Flores untuk melewati masa darurat, memulihkan kehidupan, dan kembali bangkit.

Dari kepedulian lahir kekuatan. Dari gotong royong tumbuh harapan. Dan dari solidaritas bersama, Flores akan bangkit kembali.

RELATED POSTS